Skip to main content

Loading...

Inisiator
Cerita Kami Komunitas
Masuk Mulai Sekarang
Selamat Datang di Inisiator
Temukan cerita menakjubkan
Beranda Cerita Kami Peringkat

Bahasa

ID
EN
Masuk Daftar

GROCAR (Agro Care): Agrowisata Buatan Berbasis Biofilik Sebagai Upaya Terapi Kesehatan Mental Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

GROCAR merupakan agrowisata buatan pertama yang hadir di Indonesia yang di desain dengan pendekatan biofilik yang bersifat “semi” terapi untuk anak berkebutuhan khusus.

  1. Home
  2. /
  3. Articles
  4. /
  5. GROCAR (Agro Care): Agrowisata Buatan Berbasis Biofilik Sebagai Upaya Terapi Kesehatan Mental Untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Mar 23
5 min read
476 views
Author: YEHEZKIEL YUVANDA PICAULY

Article Actions

Interact with this article

Clap
0 claps
Save
Add to bookmarks
Reading List
Add to reading list

Pendahuluan

Sektor pariwisata Indonesia memberikan warna berbeda dalam pemanfaatan pertanian yang dikenal dengan istilah “Agrowisata”. Agrowisata diartikan sebagai pengembangan industri wisata alam yang bertumpu pada pembudidayaan kekayaan alam. Panduan dalam penerapan agrowisata ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Pertanian dan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Nomor 204/KPTS/HK/050/4/1989 dan Nomor KM.47/PW.DOW/MPPT/89 tentang Koordinasi Pengembangan Wisata Agro. Agrowisata saat ini dikembangkan dalam sebuah bisnis yang dilakukan oleh para petani yang bekerja di sektor pertanian untuk mengedukasi pengunjung dengan memperkenalkan sesuatu yang berhubungan dengan alam dan pertanian. Berdasarkan data Kemenko tahun 2021 kenaikan jumlah orang di lokasi wisatamencapai angka 38,42% hingga 100,8% dengan didominasi pengunjung destinasi agrowisata.Pariwisata di Indonesia terbuka untuk semua wisatawan dengan berbagai latar belakang. Pariwisata bersifat “universal” yang mengakomodasi segala macam kebutuhan masyarakat atau wisatawan. Namun, realitanya yang terjadi di Indonesia, masih banyak objek wisata yang hanya diperuntukkan untuk masyarakat yang “sehat” jasmani dan rohani. Ketua Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas menyatakan sekitar 85% objek wisata hanya memfasilitasi untuk masyarakat normal. Peribahasa mengatakan “Satu desain untuk semua” nyatanya belum terealisasikan dengan baik. Banyak objek wisata di Indonesia yang tidak ramah bahkan bertindak diskriminasi bagi anak berkebutuhan khusus. Perlakuan diskriminasi terhadap anak berkebutuhan khusus atau lebih tepatnya disebut “anak istimewa” ternyata masih menghantui dalam hal aksesibilitas di dunia pariwisata. Hal ini tidak sesuai dengan UU No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan dimana didalamnya menjelaskan bahwa berwisata merupakan kebutuhan setiap orang serta menjadi bagian dari hak asasi manusia yang harus dihormati dan dilindungi. Keterbatasan fisik semestinya tidak mengurangi kesempatan anak berkebutuhan khusus untuk berwisata. Karena sejatinya tujuan berwisata adalah menghilangkan stress atau “healing“ dengan melepaskan beban ke alam dan berlaku untuk setiap orang tanpa dibatasi (Fiolincia dan Trisno 2021). Stress yang ditimbulkan jika tidak segera diatasi bisa mengancam kesehatan mental. Dengan berwisata bisa menjadi “obat” untuk rasa capek, lelah, bahkan depresi. Menurut Survei data dari Dinas Kesehatan Jawa Timur (2019) menyatakan jika kesehatan mental 43,5% bisadisembuhkan dengan melakukan kegiatan seperti berekreasi, fun game atau melakukanaktivitas yang berhubungan langsung dengan alam. Oleh karena itu, perlu adanyapemerataan aksesibilitas objek wisata yang bisa dinikmati oleh anak yang berkebutuhan khusus sehingga mereka juga bisa merasakan kegiatan berwisata layaknya seperti masyarakat pada umumnya.

Isi

Desain biofilik merupakan cabang dari Green Design yang mempunyai arti bahwa lingkungan yang menyembuhkan, dimana alam sebagai unsur utama penyembuh pasien, sehingga desain ini cocok digunakan untuk melakukan terapi kesehatan mental (Sarwono 2017). Desain biofilik terbagi menjadi tiga kategori yaitu Pola Alam dalam Ruang, Pola Analog Alami, dan Pola Alam dalam Ruang. Dari tiga kategori tersebut terbagi lagi menjadi 14 pola, namun dalam penerapan kali ini hanya akan diambil empat pola yang sesuai kebutuhan terapi integrasi sensorik yaitu Stimuli Sensorik Non-Irama, Bentuk dan Pola Biomorfik, Koneksi Non-Visual dengan Alamdan Koneksi Visual dengan Alam.Penerapan desain biofilik akan diterapkan dalam GROCAR (Agro Care).GROCAR (Agro Care) merupakan terobosan baru dunia pariwisata untuk anak yang berkebutuhan khusus. GROCAR hadir sebagai agrowisata buatan yang di desain dengan pendekatan biofilik. Tujuan GROCAR sebagai tempat melakukan terapi kesehatan mental. Sasaran GROCAR adalah anak berkebutuhan khusus. Namun dalam pusat terapi ini, jenis penyakit yang diambil terbatas berdasarkan penyakit-penyakit yang paling banyak ditemukan pada anak-anak Indonesia. Penyakit-penyakit tersebut diantaranya ASD (Autism Spectrum Disorder), ADHD (Attention Hyperactivity Disorder), retardasi mental, dan keterlambatan bicara. GROCAR dibagi menjadi tiga ruangan yaitu Agrowisata Perkebunan, Agrowisata Perikanan, dan Agrowisata Peternakan. Nama-nama untuk setiap ruangan diambil dari berbagai jenis agrowisata yang berkembang di Indonesia. Untuk ruanganagrowisata perkebunan menyediakan program terapi seperti Sensory Integration(terdapat edukasi seperti Tactile Tools, Equipment, Suspended Moving Equipment),Responsive Prelinguistic Milieu Teaching (melalui perkenalan alat-alat perkebunan). Ruangan agrowisata perikanan menyediakan program terapi seperti Okupasi Therapy (anak dibor untuk memancing dan menangkap ikan), Wicara (anak dibor berbicara dengan menggunakan alat peraga seperti boneka ikan ). Ruangan Agrowisata Peternakan menyediakan program terapi seperti Music Therapy menggunakan macam-macam suara hewan ternak, Massage Therapy (anak dibor untuk menangkap setiap perintah dari pendidik seperti cara memberikan makan hewan ternak). Beberapa unsur-unsur penunjang dalam interior GROCAR seperti Kerajinan Tangan, Gastronomi Berbasis Hasil Pertanian, Seni dan Musik Berbasis Hasil Pertanian, Sejarah Daerah. Elemen penunjang sangat membantu dalam mendukung keberhasilan proses terapi untuk menarik perhatian anak-anak berkebutuhan khusus (Fitri et all.2016). Waktu terapi di GROCAR yaitu 1 hingga 2 jam,hal ini sesuai dengan pernyataan Fitri dkk. (2016) bahwa program terapi untuk anak –anak autis bisa dilakukan lebih dari satu jam karena memang mereka membutuhkan waktu yang panjang. Perbedaan GROCAR dengan agrowisata lainnya adalah objek wisata yang bersifat “semi” terapi yang diperuntukkan untuk anak berkebutuhan khusus,di desain dengan menggunakan pendekatan biofilik yang “menyatu” dengan alam, dan bahkan menjadi objek wisata pertama di Indonesia yang memadukan tiga sektor yaitu sektor pariwisata, sektor pertanian dan sektor kesehatan. GROCAR tidak akan bisa terlaksana tanpa bantuan beberapa pemangku kepentingan seperti orang tua, arsitek lanskap,

dokter spesialis, psikolog, pendidik yang sudah mencurigakan, Dinas Kesehatan, Komisi Perlindungan Anak, Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyudang Disabilitas, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Tag Cerita

##kesehatan Lingkungan #teknologi # Pendidikan
YEHEZKIEL YUVANDA PICAULY
Written by YEHEZKIEL YUVANDA PICAULY
0 followers · 0 following

This Author is too lazy to write a bio.

YEHEZKIEL YUVANDA PICAULY
Written by YEHEZKIEL YUVANDA PICAULY
0 followers · 0 following

This Author is too lazy to write a bio.

Explore more

  • ##kesehatan Lingkungan #teknologi # Pendidikan
  • At Ease
  • Menjaga Alam, Menyayangi Diri: Perjalanan dari Sekadar Tinggal Menjadi Peduli
  • Quotes Bijak🖤
  • Naik Kereta, Belajar Canva
  • Day 12- hal-hal yang kupelajari tanpa pernah mendaftar kelasnya.

Responses (0)

Join the Discussion

Sign in to share your thoughts and engage with the community.

Sign In to Comment

No Comments Yet

Be the first to share your thoughts on this article!

More from YEHEZKIEL YUVANDA PICAULY

Discover more insights from this author

Bangkitnya Pasuruan Kota Santri Say No To Bullying Melalui Film Sunyi

Kasus Bullying di Pasuruan adalah salah satu kasus yang marak terjadi di Pasuruan yang disebut sebut sebagai Kota Santri...

Mar 25, 2025
Explore All Stories
Inisiator

Tempat orang berbagi kisah, membangun komunitas, dan menginspirasi masa depan.

Profil Pendiri

Produk

  • Fitur
  • Harga
  • Untuk Tim
  • Pembaruan

Sumber Daya

  • Blog
  • Tentang Kami
  • Pusat Bantuan
  • Komunitas

Legal

  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Cookie

Tetap terhubung

Dapatkan cerita terbaru, pembaruan, dan wawasan kreator langsung ke email Anda.

© 2026 Inisiator oleh Jabbar A. P. (Saya siap bekerja!)