Skip to main content

Loading...

Inisiator
Cerita Kami Komunitas
Masuk Mulai Sekarang
Selamat Datang di Inisiator
Temukan cerita menakjubkan
Beranda Cerita Kami Peringkat

Bahasa

ID
EN
Masuk Daftar

Tentang perkenalan diri

Awal tahun ini, ketika aku, untuk pertama kalinya kehilangan pekerjaan dengan cara paling tidak mengenakan, pertanyaan "coba perkenalkan dirimu" menjadi semakin sulit untuk aku jawab.

  1. Home
  2. /
  3. Articles
  4. /
  5. Tentang perkenalan diri
Sep 19
4 min read
344 views
Author: Nafilah Cha

Article Actions

Interact with this article

Clap
0 claps
Save
Add to bookmarks
Reading List
Add to reading list

Bagian tersulit dari berkenalan dengan orang baru bagiku adalah memperkenalkan diriku sendiri. Sudah dipenghujung usia dua puluhan tapi rasa-rasanya aku masih juga belum menemukan padanan kalimat yang pas menggambarkan diriku.

Selain nama, aku bingung apa lagi yang harus orang tau tentang aku. Ah, sepertinya aku memang punya krisis jati diri yang parah 😂

Awal tahun ini, ketika aku, untuk pertama kalinya kehilangan pekerjaan dengan cara paling tidak mengenakan, memperkenalkan diri jadi semakin sulit untuk ku jawab. Karena biasanya aku mengasosiasikan perkenalan diri dengan nama dan pekerjaanku.

Ketika akhirnya aku tidak punya pekerjaan, lantas apalagi yang bisa aku bilang?

You are not your job

Pernah suatu hari aku mengikuti sebuah kegiatan komunitas. Karena menganggur dan dirumah tanpa melakukan apa-apa rasanya tidak nyaman sekali, aku memberanikan diri untuk berkegiatan lagi. 

Tentu saja, diawal acara pasti ada perkenalan diri lagi. Ah, andai orang-orang tau kalau untuk hadir saja sudah payah bagiku, kini harus memperkenalkan diri segala. Sangat pantang rasanya bagiku untuk mengaku kalau aku ini pengangguran. Literally gak ngapa-ngapain. Nothing special. Remahan rengginang. Alhasil, sesi perkenalan itu, aku hanya bisa menyebutkan nama dan alamat. Hiks menyedihkan sekali.

Namun, dimomen itulah aku sadar bahwa harusnya ada banyak hal yang bisa aku jelaskan kepada orang lain tentang diriku. Pekerjaan bisa berganti tapi diriku yang sebenarnya tidak. Aku tetaplah aku.

Kejadian hari itu adalah momentum dimana aku akhirnya melihat lebih jauh kedalam diriku sendiri. Selain dari pekerjaanku sehari-hari, apalagi yang istimewa dari diri ini. Manusia punya banyak sisi dan detiap sisinya punya keunikan tersendiri.

Aku pun begitu. Meskipun saat ini aku belum benar-benar tau apa USP a.k.a unique selling point ku sebagai manusia, pelan-pelan aku mulai belajar menemukan diriku sendiri.

Niteni segalanya tentang diri sendiri. Layaknya seorang dara yang lagi butterfly era, aku mengulik dan jadi sangat penasaran tentang diriku sendiri. Apa yang aku suka, apa yang aku tidak suka, aoa yang aku hargai, dan apa yang paling bisa membuatku terluka.

Lucu ya. Ternyata harus kena layoff dulu untuk akhirnya aku bisa pede memperkenalkan diriku sendiri.


Hai, perkenalkan aku Filah. Aku suka menulis tapi tidak rajin-rajin. Aku punya blog pribadi, nafilahcha.com namanya. Ya, siapa tau kamu mau mampir.

Aku bukan introvert. Tapi suka menyendiri kalau kepala penuh. Kadang pertemuan sama orang-orang juga buat energiku terkumpul.

Aku suka aktivitas fisik dan outdoor atau hal-hal apapun yang tidak berhubungan dengan screen ketika hangout karena pekerjaan dan keseharianku di depan layar. Ah, ngomong-ngomong soal pekerjan, alhamdulillah aku tidak menganggur lagi.

Aku seorang performance specialist yang sehari-harinya buat strategi campaign. Ini pekerjaan yang aku impian sejak awal memasuki dunia kerja. Karena aku switch career dan pekerjaan ini jauh sekali dari jurusan kuliahku, ada banyak hal yang perlu aku pelajari. Tapi aku suka. Belajar hal baru buag aku merasa lebih hidup ✨️

Nafilah Cha
Written by Nafilah Cha
0 followers · 0 following

Aku Filah, seorang performance and digital strategiest dan juga blogger di nafilahcha.com. Aku suka nulis tapi tidak begitu rajin ehe. Aku akan mulai nulis disini karena mau mencoba menyembuhkan brainrot dengan nulis apa adanya dan tanpa bantuan AI.

Nafilah Cha
Written by Nafilah Cha
0 followers · 0 following

Aku Filah, seorang performance and digital strategiest dan juga blogger di nafilahcha.com. Aku suka nulis tapi tidak begitu rajin ehe. Aku akan mulai nulis disini karena mau mencoba menyembuhkan brainrot dengan nulis apa adanya dan tanpa bantuan AI.

Explore more

  • At Ease
  • Menjaga Alam, Menyayangi Diri: Perjalanan dari Sekadar Tinggal Menjadi Peduli
  • Quotes Bijak🖤
  • Naik Kereta, Belajar Canva
  • Day 12- hal-hal yang kupelajari tanpa pernah mendaftar kelasnya.

Responses (0)

Join the Discussion

Sign in to share your thoughts and engage with the community.

Sign In to Comment

No Comments Yet

Be the first to share your thoughts on this article!

More from Nafilah Cha

Discover more insights from this author

Things that no longer serves you in the age of 27

Things that bother me a lot as I turned 27 is that my routine feels boring and unfulfilling anymore. Activity like talki...

Sep 19, 2025
Bagaimana mendapatkan income 2 digit di usia 20-an

Bagaimana mendapatkan income 2 digit di usia 20-an

Mari cari tau bagaimana mendapatkan income 2 digit di usia 20-an in this economy ...

Sep 19, 2025
Berlatih Menulis Lagi tanpa AI

Berlatih Menulis Lagi tanpa AI

Sebagai sebuah upaya menyembuhkan brain rot, aku mulai menulis lagi. Tapi kali ini, tanpa AI. Tetap mempublikasi tulisan...

Sep 17, 2025
Explore All Stories
Inisiator

Tempat orang berbagi kisah, membangun komunitas, dan menginspirasi masa depan.

Profil Pendiri

Produk

  • Fitur
  • Harga
  • Untuk Tim
  • Pembaruan

Sumber Daya

  • Blog
  • Tentang Kami
  • Pusat Bantuan
  • Komunitas

Legal

  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Cookie

Tetap terhubung

Dapatkan cerita terbaru, pembaruan, dan wawasan kreator langsung ke email Anda.

© 2026 Inisiator oleh Jabbar A. P. (Saya siap bekerja!)