Skip to main content

Loading...

Inisiator
Cerita Kami Komunitas
Masuk Mulai Sekarang
Selamat Datang di Inisiator
Temukan cerita menakjubkan
Beranda Cerita Kami Peringkat

Bahasa

ID
EN
Masuk Daftar

Membasuh Luka Pengasuhan

Buku *Membasuh Luka Pengasuhan* membahas luka emosional masa kecil dan cara menyembuhkannya melalui metode DEPTH, *Tazkiyatun Nafs*, serta pendekatan Islam dan psikologi.

  1. Home
  2. /
  3. Articles
  4. /
  5. Membasuh Luka Pengasuhan
Mar 11
4 min read
556 views
Author: Mila

Article Actions

Interact with this article

Clap
0 claps
Save
Add to bookmarks
Reading List
Add to reading list
Membasuh Luka Pengasuhan

Seberapa sering kita mengabaikan rasa sedih, luka, dan air mata yang tumpah ruah karena tak mampu mengungkapkan kata? Saat kecil, banyak dari kita tidak memahami bagaimana mengekspresikan emosi dengan tepat. Tangisan sering kali menjadi satu-satunya cara untuk menyampaikan keinginan atau ketidaknyamanan. Namun, tidak semua tangisan mendapat respons yang penuh pengertian.

Beberapa anak dihadapkan pada respons kesal, bentakan, atau bahkan pengabaian dari orang tua. Respon-respon ini, yang sering kali terjadi tanpa disadari, akhirnya membentuk cara anak dalam menghadapi dunia di masa depan. Pola inilah yang kemudian dikenal sebagai respon errorβ€”reaksi yang keliru terhadap situasi tertentu akibat pengalaman masa lalu yang belum terselesaikan.

Mengapa Luka Pengasuhan Perlu Dikenali dan Disembuhkan?

Tanpa kita sadari, luka yang terbentuk sejak kecil terus terbawa dalam kehidupan kita. Beberapa alasan mengapa luka pengasuhan perlu kita pahami dan sembuhkan:

1. Respon error mempengaruhi kehidupan sehari-hari

2. Luka ini semakin menguat seiring bertambahnya usia

3. Bisa merusak hubungan dengan orang tua dan diri sendiri

4. Tekanan modern membuat kita kehilangan makna jiwa manusia

5. Menjauhkan kita dari ketenangan jiwa (al-nafs al-mutmainnah)

Dalam buku Membasuh Luka Pengasuhan, dibahas lebih lanjut mengenai luka pengasuhan dan bagaimana menyembuhkannya. Buku ini menggunakan pendekatan berbasis Islam dan psikologi, buku ini memberikan panduan untuk menghadapi dan menyelesaikan luka emosional dari masa kecil dengan lebih bijaksana dan penuh kesadaran.

Buku karya Kang Ulum A. Saif dan teh Febrianti Almeera ini menerapkan metode DEPTH dalam Self-Healing. Metode DEPTH adalah pendekatan healing yang dikombinasikan dengan Tazkiyatun Nafs dan konsep Fitrah Based Education. Buku ini menghadirkan contoh nyata dari pengalaman pribadi penulis dan orang-orang di sekitarnya.

"Temukanlah maksud Allah, itulah pintu pertama tersingkapnya hikmah. Dan hikmah adalah barang hilang milik orang beriman. Hikmah hadir bersama Al-Quran." (hal. 174)

Pendekatan yang paling menarik dalam buku ini adalah Tazkiyatun Nafs. Penulis merumuskan  7 langkah utama:

Menarik bagaimana zakat dan tobat menjadi salah satu jalan yang disebutkan.

"Kebersihan jiwa berbanding lurus dengan kebersihan harta." (hal. 175)

"Sudah menjadi sifat dari dosa itu adalah melemahkan jiwa dan memadamkan cahaya hati." (hal. 181)

Pada akhirnya, semua kembali ke Al-Quran, sang penyembuh sejati.

"Ia bukan disebut sebagai obat, sebab obat tidak selalu menyembuhkan. Tapi, Al-Quran adalah penyembuh, karena penyembuh sudah pasti menyembuhkan." (hal. 199)



Buku ini direkomendasikan bagi siapa saja yang ingin memahami dan menyembuhkan luka pengasuhan, agar dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan penuh makna.

Tag Cerita

##edisiramadan ##tautannarablog8 ##day9
Mila
Written by Mila
5 followers Β· 1 following

This Author is too lazy to write a bio.

Mila
Written by Mila
5 followers Β· 1 following

This Author is too lazy to write a bio.

Explore more

  • ##edisiramadan
  • ##tautannarablog8
  • ##day9
  • At Ease
  • Menjaga Alam, Menyayangi Diri: Perjalanan dari Sekadar Tinggal Menjadi Peduli
  • Quotes BijakπŸ–€

Responses (0)

Join the Discussion

Sign in to share your thoughts and engage with the community.

Sign In to Comment

No Comments Yet

Be the first to share your thoughts on this article!

More from Mila

Discover more insights from this author

2025 Kita Belajar Bertahan

Tahun 2025 terasa tanpa jeda. Kabar bertubi-tubi melukai, menjelma keputusan berdampak luas bagi manusia dan alam, menga...

Dec 19, 2025

When Kindness Is Misunderstood

A story about learning that kindness doesn’t mean silence, and that setting boundaries can also be an act of self-respec...

Oct 14, 2025

When Allah Arranges the Hearts

A reflection on divine timing, mercy, and the quiet beauty of love written by Allah β€” a love that protects, uplifts, and...

Oct 13, 2025

The Journey That Grew Me

A personal reflection on my journey from a shy girl to a brave young me

Oct 13, 2025
Explore All Stories
Inisiator

Tempat orang berbagi kisah, membangun komunitas, dan menginspirasi masa depan.

Profil Pendiri

Produk

  • Fitur
  • Harga
  • Untuk Tim
  • Pembaruan

Sumber Daya

  • Blog
  • Tentang Kami
  • Pusat Bantuan
  • Komunitas

Legal

  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Cookie

Tetap terhubung

Dapatkan cerita terbaru, pembaruan, dan wawasan kreator langsung ke email Anda.

© 2026 Inisiator oleh Jabbar A. P. (Saya siap bekerja!)