Skip to main content

Loading...

Inisiator
Cerita Kami Komunitas
Masuk Mulai Sekarang
Selamat Datang di Inisiator
Temukan cerita menakjubkan
Beranda Cerita Kami Peringkat

Bahasa

ID
EN
Masuk Daftar

A Walk to Remember

Ramadhan ini mengajarkanku untuk memprioritaskan kualitas ibadah, mengurangi distraksi, dan lebih bijak dalam mengelola emosi. Aku ingin memanfaatkan sisa waktu dengan lebih sadar, bermakna, dan penuh keberkahan.

  1. Home
  2. /
  3. Articles
  4. /
  5. A Walk to Remember
Mar 17
2 min read
508 views
Author: Mila

Article Actions

Interact with this article

Clap
0 claps
Save
Add to bookmarks
Reading List
Add to reading list
A Walk to Remember

Waktu yang terus berjalan, menjadi momen yang menegangkan sekaligus excited untukku. Sampai tulisan ini ditulis, Ramadhan sudah berjalan lebih dari setengah bulan. Sedang diriku masih berusaha untuk fokus dan menajamkan kembali seluruh usaha untuk melakukan yang terbaik.

Selama masa bulan pembelajaran ini, aku merasa ada banyak banget pencuri Ramadhan yang perlu aku cut-off supaya aku gak salah fokus dalam mengupayakan akhir yang aku inginkan dan memaksimalkan sisa hari yang masih Allah berikan kepadaku. Salah satunya adalah screen time yang tanpa sadar semakin bertambah. Awalnya hanya untuk mengisi waktu jeda, tapi malah jadi sesuatu yang mengganggu pikiranku. Apakah ini benar-benar cara terbaik memanfaatkan waktu yang Allah beri?

Di sisi lain, aku juga belajar untuk lebih bijak dalam menyikapi perasaan. Aku mulai sering bertanya pada diri sendiri: "Ini worth it buat emosiku gak sih?" atau "Apa perlu aku merasa sedih/marah/kecewa saat sesuatu gak sesuai dengan yang aku atur?" Bahkan terkadang, muncul pertanyaan yang lebih dalam: "Aku emangnya lagi saingan sama siapa?" Semua ini mengajarkanku bahwa tak semua hal harus berjalan sesuai ekspektasi, dan kecewa itu boleh, tapi jangan sampai mengikis keberkahan waktu yang ada.

Pada akhirnya, aku ingin lebih fokus pada kualitas ibadah dan hal-hal yang benar-benar perlu dilakukan. Ada beberapa rencana yang sudah kususun sejak awal Ramadhan, tapi ternyata gagal total. Bukan karena aku tidak punya waktu, justru Allah memberiku waktuโ€”tapi apakah aku benar-benar menggunakannya dengan baik? Pertanyaan ini membuatku takut kalau-kalau waktuku tak berkah.

Meski dalam implementasinya ini semua masih jadi pekerjaan rumah yang sulit buatku, aku ingin terus berusaha. Karena Ramadhan bukan hanya tentang melakukan banyak hal, tapi juga tentang memastikan setiap hal yang kulakukan mendekatkanku kepada Allah.

Maka di sisa Ramadhan ini, aku ingin lebih sadar dan hadir dalam setiap momen. Aku ingin lebih menikmati ibadah, bukan sekadar menjalankannya. Aku ingin lebih memilih hal-hal yang membawa ketenangan, bukan sekadar memenuhi waktu luang. Semoga Allah mampukan, semoga Ramadhan ini benar-benar menjadi langkah awal menuju perubahan yang lebih baik.

Tag Cerita

##edisiramadan ##tautannarablog8 ##day15
Mila
Written by Mila
5 followers ยท 1 following

This Author is too lazy to write a bio.

Mila
Written by Mila
5 followers ยท 1 following

This Author is too lazy to write a bio.

Explore more

  • ##edisiramadan
  • ##tautannarablog8
  • ##day15
  • At Ease
  • Menjaga Alam, Menyayangi Diri: Perjalanan dari Sekadar Tinggal Menjadi Peduli
  • Quotes Bijak๐Ÿ–ค

Responses (0)

Join the Discussion

Sign in to share your thoughts and engage with the community.

Sign In to Comment

No Comments Yet

Be the first to share your thoughts on this article!

More from Mila

Discover more insights from this author

2025 Kita Belajar Bertahan

Tahun 2025 terasa tanpa jeda. Kabar bertubi-tubi melukai, menjelma keputusan berdampak luas bagi manusia dan alam, menga...

Dec 19, 2025

When Kindness Is Misunderstood

A story about learning that kindness doesnโ€™t mean silence, and that setting boundaries can also be an act of self-respec...

Oct 14, 2025

When Allah Arranges the Hearts

A reflection on divine timing, mercy, and the quiet beauty of love written by Allah โ€” a love that protects, uplifts, and...

Oct 13, 2025

The Journey That Grew Me

A personal reflection on my journey from a shy girl to a brave young me

Oct 13, 2025
Explore All Stories
Inisiator

Tempat orang berbagi kisah, membangun komunitas, dan menginspirasi masa depan.

Profil Pendiri

Produk

  • Fitur
  • Harga
  • Untuk Tim
  • Pembaruan

Sumber Daya

  • Blog
  • Tentang Kami
  • Pusat Bantuan
  • Komunitas

Legal

  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Cookie

Tetap terhubung

Dapatkan cerita terbaru, pembaruan, dan wawasan kreator langsung ke email Anda.

© 2026 Inisiator oleh Jabbar A. P. (Saya siap bekerja!)