Skip to main content

Loading...

Inisiator
Our Story Community
Login Get Started
Welcome to Inisiator
Discover amazing stories
Home Our Story Ranking

Language

ID
EN
Login Register

Rabu Rancu : Asal Usul Kata “Duit”

Jadi, lain kali kamu nyebut “duit”, inget bukan sekadar kata biasa. Itu warisan sejarah dari koin Belanda yang dipakai orang Indonesia ratusan tahun lalu. Serukan, ternyata setiap kata punya cerita

  1. Home
  2. /
  3. Self Improvement
  4. /
  5. Rabu Rancu : Asal Usul Kata “Duit”
Sep 17
3 min read
576 views
Author: Cecilion D Ace

Article Actions

Interact with this article

Clap
0 claps
Save
Add to bookmarks
Reading List
Add to reading list
Rabu Rancu :  Asal Usul Kata “Duit”

Background Music

0:00 0:00

“Pernah kepikiran nggak, kenapa kita nyebut uang itu duit, bukan ‘uang’ aja? 🤔 Ternyata, kata ‘duit’ itu bukan cuma slang dan ada sejarah ratusan tahun di baliknya, lho!”


💡 Asal Usul Kata “Duit”

Jadi gini ceritanya… Waktu jaman VOC dan Belanda masih bercokol di Nusantara, mereka bawa sistem uang mereka sendiri. Salah satu pecahan receh yang paling sering dipakai namanya “duit”.

Dalam ejaan Belanda, kata ini ditulis “duit” (dibaca: /dœyt/ dengan bunyi mirip “doit” dalam bahasa Inggris kuno). Arti aslinya di Belanda ya koin receh kecil mirip kayak kita nyebut “uang koin seribuan” sekarang.

 Secara etimologis, kata duit/deut berasal dari kata bahasa Norse Kuno “thveit” yang artinya sejenis koin kecil, namun arti harfiahnya ialah "kepingan-kepingan".

Koin duit ini berbahan tembaga dan nilainya kecil banget. Dipakai buat belanja kecil-kecilan: beli makanan, kebutuhan pasar, sampai bayar jasa sehari-hari. Saking seringnya dipakai, orang-orang lokal jadi terbiasa pakai istilah “duit” buat nyebut uang. Tidak hanya dipakai untuk uang receh, tetapi merujuk ke uang secara umum.

Dalam katalog Colonial Coinage Gelderland, koin milik VOC bertuliskan "duit" itu terakhir beredar pada tahun 1816.


🌏 Kenapa Bertahan Sampai Sekarang?

Nah, setelah Indonesia merdeka dan resmi pakai “rupiah”, kebiasaan itu nggak hilang. Sampai sekarang, kata “duit” tetap jadi bahasa gaul sehari-hari. Bahkan bukan cuma buat receh, tapi buat semua jenis uang. Misalnya:

  • “Nggak ada duit buat jajan.”
  • “Lagi nabung duit buat liburan.”

Kata ini juga bukti kalau pengaruh Belanda masih nempel di bahasa kita. Banyak kata lain juga gitu kayak kantor (kantoor), gratis (gratis), atau asbak (asbak). Ini menunjukkan bagaimana warisan sejarah bisa hidup terus melalui bahasa.

Istilah “duit” yang kita gunakan hingga sekarang adalah warisan langsung dari masa VOC dan Hindia Belanda. Koin tembaga kecil bernama “duit” yang dulu bernilai receh kini telah berubah menjadi istilah umum untuk “uang” di Indonesia. Sejarah ini mengingatkan kita bahwa bahasa dan budaya selalu saling memengaruhi, bahkan dari zaman penjajahan ratusan tahun lalu.

Jadi, lain kali kamu nyebut “duit”, inget ya… itu bukan sekadar kata biasa. Itu warisan sejarah dari koin Belanda yang udah dipakai orang Indonesia ratusan tahun lalu. Seru juga kan, ternyata setiap kata punya cerita. 

Cecilion D Ace
Written by Cecilion D Ace
5 followers · 4 following

Minasan, kon'nichiwa! Watashi no chīsana sekai e yōkoso 😄🙃

Cecilion D Ace
Written by Cecilion D Ace
5 followers · 4 following

Minasan, kon'nichiwa! Watashi no chīsana sekai e yōkoso 😄🙃

Category
Published in Self Improvement
1K followers · Last published 18 hours ago

Articles on habits, productivity, and mindset to unlock your full potential.

Category
Published in Self Improvement
1K followers · Last published 18 hours ago

Articles on habits, productivity, and mindset to unlock your full potential.

Explore more

  • More in Self Improvement
  • Afirmasi
  • Mendengar Kisah, Memetik Hikmah
  • Bi(a)sa Sendiri
  • Kepada Ibu
  • Liburan? sejenis makanan kah?

Responses (0)

Join the Discussion

Sign in to share your thoughts and engage with the community.

Sign In to Comment

No Comments Yet

Be the first to share your thoughts on this article!

More from Cecilion D Ace

Discover more insights from this author

Day 12- hal-hal yang kupelajari tanpa pernah mendaftar kelasnya.

Day 12- hal-hal yang kupelajari tanpa pernah mendaftar kelasnya.

Hari ini aku menulis bukan karena tahu semua jawabannya.

Dec 29, 2025
Day 11 — Orang-Orang yang Diam-Diam Mengubah Arahku

Day 11 — Orang-Orang yang Diam-Diam Mengubah Arahku

Hari ini aku menulis bukan karena tahu semua jawabannya.

Dec 28, 2025
Kita; Bukan Titik — Bagian II: Masih Di Kalimat yang Sama

Kita; Bukan Titik — Bagian II: Masih Di Kalimat yang Sama

ini bagian ke 2 dari cerita Abin dan Dira "https://inisiator.com/@ace_/kita-bukan-titik-i"

Dec 27, 2025
Setelah Bertemu, Aku Mulai Melihat dengan Cara yang Berbeda

Setelah Bertemu, Aku Mulai Melihat dengan Cara yang Berbeda

Hari ini aku menulis bukan karena tahu semua jawabannya.

Dec 24, 2025
Explore All Stories
Inisiator

A place where people share stories, build community, and inspire the future.

Founders Profile

Product

  • Features
  • Pricing
  • For Teams
  • Updates

Resources

  • Blog
  • About Us
  • Help Center
  • Community

Legal

  • Terms of Use
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy

Stay in the loop

Get the latest stories, updates, and creator insights delivered to your inbox.

© 2026 Inisiator by Jabbar A. P. (I'm open to work!)