Uncategorized

Yang Harus Diketahui Milenial Sebelum Main Saham

Saat ini, banyak kaum milenial yang kreatif mencari cuan dengan berbagai cara memanfaatkan kecanggihan media digital. Meski begitu, cuan banyak belum tentuakan mencerahkan masa depan kamu kalau kamu tidak pandai mengelolanya dengan baik. Cara mengelola uang dengan baik tidak sebatas menabung di bank, atau berhemat ria, tapi kamu dapat mengivestasikan uang kamu di pasar saham, atau membeli perhiasan, properti, yang masing-masing pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Tren jual beli saham saat ini sedang menjadi tren di kalangan milenial. Tapi apakah kamu sudah benar-benar paham tentang saham? Jika kamu adalah seorang pemula maka artikel ini akan membantumu mengenal saham dengan baik.

Apa itu Saham?

Saham adalah bukti kepemilikam atas sebuah perusahaan sesuai proporsi saham yang kamu miliki. Dengan memiliki saham artinya kamu akan terdaftar sebagai salah satu pemegang saham,kamu bisa mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham dan berhak atas pembagian dividen (keuntungan).  Pada zaman dahulu sertifikat saham dicetak berbentuk fisik dan dapat disimpan namun saat ini saham berupa transaksi elektronik yang tercatat di bursa efek dan aplikasi smartphone kamu.

Apa itu Nabung Saham?

Nabung saham adalah investasi saham yang dilakukan secara rutin setiap bulan dan konsisten dalam jangka waktu yang panjang. Seperti konsep menabung yang menyisikan simpanan atas pendapatan rutin setiap bulan. Sama seperti investasi pada umumnya nabung saham juga tetap memiliki resiko.

Berapa Modal Minimal Membeli Saham?

Minimal pembelian saham adalah 1 Lot =  100 lembar saham, artinya jika harga saham Perusahaan X = Rp. 5000,-/ lembar minimal modal untuk membeli saham adalah Rp.500.000,-.

Berapa yang Harus Disisihkan untuk Menabung Saham?

Untuk menabung saham berapa pun bisa, kamu bisa menabung saham dari Rp. 1.000.000/bulan, Rp. 500.000/bulan atau Rp.100.000/bulan. Sesuaikan dengan kemampuan kamu, jangan pernah berhutang untuk membeli saham. Untuk pemula disarankan untuk menabung dengan nominal yang menurut kamu tidak besar.

Dimana Kita Membeli Saham?

Kamu bisa membeli saham di perusahaan-perusahaan sekuritas yang sudah mnedapatkan ijin resmi dari Bursa Efek Indonesia dan OJK dengan terlebih dahulu membuka rekening saham.

Apa Syarat Membuka Rekening Saham?

Syarat membuka rekening saham cukup mudah hanya butuh KTP, NPWP dan Buku Tabungan.

Bagaimana Cara membuka Rekening Saham?

Kamu bisa membuka rekening saham secara online hanya mulai dari setoran awal Rp. 100.000,-  atau bisa langsung mendaftar dengan datang langsung ke kantor cabang sekuritas terdekat.

Bagaimana Memilih Saham, Apa Yang Dibeli?

Untuk pemula lebih baik menabung saham dari sektor industri yang aman untuk ditabung jangka panjang, perhatikan data pertumbuhan sektor industri selama 6 tahun terakhir. Perhatikan juga data pertumbuhan sektor industri 9 tahun terakhir. Kemudian pilih saham perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar. Semakin besar perusahaan maka semakin kuat permainan bandar dan spekulan.

Apa itu IHSG?

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), dalam Bahasa Inggris disebut Indonesia Composite Index (ICI) atau disebut juga IDX Composite,  merupakan indeks yang mengukur kinerja semua saham-saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG merupakan barometer yang menunjukkan naik turunnya harga saham secara gabungan di BEI. Ada banyak saham yang tercatat di papan Utama Bursa Efek Indonesia di mana saham-saham tersebut memiliki pergerakan yang berbeda-beda, naik, turun ataupun stagnan. Adapun IHSG ini mencerminkan pergerakan rata-rata dari keseluruhan saham-saham tersebut. Dengan kata lain, apabila IHSG naik maka sebagian besar saham-saham di Bursa juga ikut mengalami kenaikan, dan hal ini berlaku sebaliknya.

Apakah IHSG Selalu Naik Setiap Tahun?

Jawabannya adalah tidak. Pasar modal tidak hanya dipengaruhi oleh internal perusahaan tapi juga sentiment dari dalam dan luar negeri. Ada kalanya IHSG turun pada tahun tertentu dan naik pada tahun tertentu pula, meskipun secara keseluruhan trennya selalu naik.

Kapan Saat yang Tepat Membeli Saham?

Sayangnya tidak ada jawaban pasti untuk ini. harga saham memiliki fluktuasi yang sangat tinggi tidak ada trader professional yang selalu tepat dan konsisten memprediksi harga saham. Konsep utamanya adalah membeli saat murah dan menjual saat mahal. Strategi yang baik digunakan untuk pemula adalah tidak membeli saham secara sekaligus dalam satu waktu saja. Jika kamu ingin menabung saham maka setiap bulan harus ada dana yang diinvestasikan dengan jumlah sama setiap bulannya, ini yang disebut dengan konsep averaging untuk optimalkan investasi saham kamu dan menekan resiko.

Apa yang Perlu Diperhatikan untuk Pemula?

Pertama jangan percaya trading for living. Kebanyakan pelatihan saham dilakukan oleh broker saham yang memiliki kepentingan supaya kamu menjadi seorang trader yang melakukan transaksi sebanyak mungkin. Semakin sering kamu transaksi maka semakin besar biaya fee transaksi yang menguntungkan broker saham.

Kedua jangan percaya stop loss atau saham nyangkut yang biasa dibuat oleh trader atau broker. Jika tujuan anda adalah investasi jangka panjang maka kamu tidak perlu takut rugi karena menjual harga saham dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan waktu anda beli.

Ketiga jangan terlalu sering melihat fluktuasi harga saham. Dengan melihat fluktuasi harga saham, kamu akan tergoda untuk melakukan transaksi jangka pendek ataukamu bisa mengalami tekanan psikologi atau panic selling saat harga saham tiba-tiba anjlok. Kamu hanya perlu fokus bekerja dan fokus menabung secara rutin dan ingat tujuan investasi jangka panjang. Jangan mau dikendalikan oleh uang biarkan kamu yang mengendalikan uang.

Itu adalah beberapa pertanyaan dan jawaban yang akan membantu kamu, para milenial mengenali tentang saham sebagai pemula. Semoga artikel ini membantu.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker