More

    The Line dan Neom : Megaproyek Saudi di Tengah Gurun

    Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman telah mempromosikan pembangunan Neom dan The Line.

    Kota ini merupkan tampilan kota yang utopis, futuristik, dan mungkin tampak mustahil dan telah dirancang selama sekitar setengah dekade.

    The Line

    the line dan neom
    (Foto/Ilustrasi/Google)

    The Line adalah gedung pencakar langit sepanjang 105 mil dan lebar sepersepuluh mil dengan fasad cermin eksterior.

    Kota ini bertujuan untuk menyatu dengan lingkungan sekitarnya dan mampu menampung hingga 9 juta orang.

    Proyek The Line akan membahas masalah-masalah yang dihadirkan kehidupan perkotaan modern kepada umat manusia dan menjelaskan pilihan gaya hidup yang lebih baik.

    Desain kota  ini didasarkan pada lapisan vertikal, dengan rel berkecepatan tinggi yang menyediakan transit ujung ke ujung selama 20 menit.

    Dalam rancangannya, rumah, taman, dan area pejalan kaki berlapis satu sama lain di berbagai tingkatan dan nantinya hanya dibutuhkan lima menit berjalan kaki untuk mencapai semua fasilitas.

    Beberapa media meliput rencana yang baru-baru ini diungkapkan. Meskipun rencana tersebut telah diumumkan kepada publik, saat ini belum jelas apakah rencana tersebut akan dilaksanakan.

    Beberapa sudah skeptis, menunjukkan bahwa seperti kata pepatah, jika kedengarannya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, itu mungkin benar.

    Sebagai bagian dari strategi reformasinya yang dikenal sebagai Visi 2030, sang pangeran pertama kali mengungkapkan rencana untuk Neom pada tahun 2017.

    Revolusi peradaban yang penuh teka-teki dijelaskan lebih lanjut dalam rilis berita yang dirilis oleh para perancang Neom pada bulan Juli, bersama dengan beberapa spesifikasi kota yang lebih baik.

    Putra Mahkota menyatakan bahwa proyek unggulan senilai $500 miliar akan menerima sejumlah dana dari penawaran umum dan investasi swasta pada tahun 2024.

    Selain itu seluruh kota akan dirancang secara digital, agar sepenuhnya dapat diperbarui, seperti yang dilansir dari sebuah wawancara dengan Reuters.

    Neom

    the line dan neom
    (Foto/Ilustrasi/Google)

    Metropolis perkotaan dipuji sebagai tempat bagi orang-orang yang memiliki mimpi besar, seperti yang ditunjukkan oleh situs web Neom.

    Negara pengekspor minyak mentah terbesar di dunia ini mengharapkan ledakan populasi nasional yang akan diperlukan untuk mengubah Arab Saudi menjadi kekuatan ekonomi.

    Dia mengklaim bahwa meningkatkan kapasitas Arab Saudi dan membawa lebih banyak warga dan penduduk adalah tujuan utama dari pembangunan Neom.

    Dia juga menambahkan bahwa karena mereka melakukannya dari nol, tidak ada alasan bagi mereka untuk meniru kota lain.

    Selain itu Neom juga dapat menciptakan hingga 380.000 pekerjaan dalam menghadapi pertumbuhan populasi dan proporsi yang cukup besar dari demografis muda yang mencari pekerjaan.

    Menurut perkiraan Saudi, populasi kerajaan bisa mencapai 50 juta pada tahun 2030.

    Dimana lebih dari 50 persen  di antaranya adalah orang asing. Populasi Arab Saudi saat ini sedikit kurang dari 35 juta, seperti yang dilansir dari The Guardian.

    Artikel Lainnya :

    Ini 5 Kota di Eropa yang Muslim Friendly

    6 Destinasi Wisata di India Selain Taj Mahal

    Cacar Monyet : Penjelasan, Gejala, dan Pencegahannya

    Latest articles

    Related articles