More

    SWA

    Tertanam dalam diri seorang insan

    Perihal kemerdekaan yang diidam-idamkan

    Ia ingin bebas dari kerangkeng dunia

    Baik raga maupun jiwa

     

    Telinganya jengah terus-menerus mendengar sumpah serapah

    Mulutnya penat menjelaskan walau dengan singkat

    Matanya lelah terus menengadah

    Menahan bulir berisi luka yang bernanah

     

    Pada ujung hari Ia akhirnya menyadari

    Dirinya, sendiri

    Hatinya, sunyi

     

    Dikelilingi orang bertitel keluarga

    Nyatanya tak membuatnya merasa berharga

    Ia mengkhayal, kebanyakan termakan mulut bual

    Alih-alih tersenyum ceria, Ia ternyata banyak menumpuk derita

     

    Lagi-lagi, sendiri

    Tak punya niat berbagi

    Tak mau menambah beban, muncul sebagai alibi

     

    Dalam kamusnya pudar sudah rasa dan percaya

    Kini hanya ada harap antara Ia dan dirinya

    Artikel Lainnya :

    MENJEREMBA

    Elegi Hati

    Ganti Kepala

     

    Latest articles

    Related articles