More

    Pentingya Adab Dalam Islam

    Adab menurut bahasa adalah kesopanan, tingkah laku yang baik, kehalusan budi dan tata susila. Adab juga berarti pengajaran dan pendidikan yang baik. Kehadiran adab sangatlah penting sebab adab merupakan salah satu bagian dari akhlak mulia yang nantinya akan menuntun manusia untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa menempatkan diri pada tempat maupun waktu tertentu.

    Menurut Abu Zakariya An Nabari mengatakan “Ilmu tanpa adab seperti api tanpa kayu bakar, dan adab tanpa ilmu seperti jasad tanpa ruh” serta ungkapan Imam Malik yang mengatakan “Belajarlah adab sebelum belajar ilmu”

    Adab Kepada Orang Lain

    Adab dalam agama Islam sangat menekankan pentingnya menghormati  kepada orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda: 

    لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيْرَنَا  

    “Bukanlah termasuk golongan kami, orang yang tidak menyayangi anak kecil dan tidak menghormati orang yang dituakan di antara kami.” (H.R, At-Tirmidzi, no.5445). 

    Hadits tersebut menjelaskan tentang bagaimana seharusnya seorang muslim bersikap kepada orang lain sesuai dengan usia atau kedudukan yang dimilikinya, serta  perintah untuk menyenyayangi anak-anak kecil dan memuliakan orang yang lebih tua.

    Dalam surat Al-Isra ayat 23 dianjurkan kita harus menjaga dan merawat kedua orang tua ketika sudah berumur lanjut. Selain itu, kita juga harus menjaga setiap kata yang keluar dari mulut untuk tidak mengatakan kalimat kasar ataupun ‘ah’. Artinya, meskipun kata-kata ringan sekalipun harus tetap dijaga agar tidak menyakiti hati kedua orangtua.

    Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan ‘ah’ kepada keduanya (Al-Isra: 23)

    Adapun 5 adab anak kepada orang tua antara lain sebagai berikut.

    • Mengucapkan perkataan mulia kepada kedua orangtua
    • Berbuat baik pada kedua orang tua
    • Bersyukur dengan keberadaan kedua orangtua
    • Tidak mengatakan kata kasar dan “ah”
    • Mendoakan orangtua

    Adab Makan dan Minum

    adab makan dan minum

    Selain adab kepada orang lain, ada juga beberapa adab lain seperti adab makan dan minum. Dalam  QS. Al-Baqarah ayat 169, Allah SWT berfirman yang artinya “Wahai Manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah : 169).

    Kenikmatan yang Allah berikan kepada kita haruslah kita syukuri dan menghargainya dengan tidak mencelanya. Inget, sebelum makan kamu harus berdoa terlebih dahulu dan menggunakan tangan kanan serta dengan posisi duduk sesuai dengan adab yang diajarkan rasul. Satu lagi nih sobat inisiators, kamu jangan lagi-lagi nih meniup makanan yang panas yaa, karena akan menyebabkan makanan kita terkontaminasi dengan CO2 yang akan menjadi racun jika masuk ke tubuh kita loh sobat inisiators.

    Adab Menggunanakan Hotspot/Wifi Pribadi Teman

    adab dalam islam

    Hai Sobat Inisiators, dalam meminta wifi maupun hotspot teman kamu, didalam Islam juga diatur lho. Pertama-tama, pastikan kamu sudah mendapatkan izin untuk menggunakan hotspot pribadi miliki teman kamu,karena kamu akan sama seperti pencuri jika kamu tidak meminta izin terlebih dahulu. 

    Kemudian, jangan menggunakan hotspot pribadi milik teman secara berlebihan ya sobat, seperti nonton youtube, drakor, atau bahkan streaming Netflix berjam-jam. Karena selain tidak sopan, teman kamu akan jengkel dan mereka tidak akan mengizinkan kamu untuk menggunakan hotspot pribadnya lagi loh sobat inisiators.

    Nah yang terakhir, jangan lupa ucapkan terimakasih ya sobat inisiators. Seperti yang dikatakan pada hadist berikut. Artinya:

    Usamah bin Zaid berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang dibuatkan kepadanya kebaikan, lalu ia mengatakan kepada pelakunya: “Jazakallah khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh ia telah benar-benar meninggikan pujian.” (HR. Tirmidzi).

    Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat dengan Rasulullah SAW

    Latest articles

    Related articles