Mengenal Profesi Trauma Cleaner, Pernah Dengar?

51
0

Sejak ada drama korea ‘Move to Heaven‘, kita jadi tahu adanya profesi trauma cleaner. Tugasnya adalah membersihkan barang-barang pribadi orang yang sudah meninggal.

profesi trauma cleaner
(Foto/Ilustrasi/Google)

Profesi trauma cleaner mungkin masih asing di telinga sebagian besar orang. Namun, sejak munculnya drama korea berjudul Move to Heaven yang mengangkat kisah petugas trauma cleaner, profesi ini pun mulai dikenal oleh banyak orang, termasuk masyarakat Indonesia.

Trauma cleaner adalah orang yang bertugas untuk membersihkan tempat berupa kamar ataupun rumah serta barang-barang pribadi orang yang sudah meninggal. Bagi sebagian orang, bersih-bersih bukanlah hal yang menyenangkan, apalagi jika harus berkaitan dengan orang yang sudah meninggal.

Profesi ini tidak awam di kalangan masyarakat luar negeri seperti korea yang digambarkan lewat drama Move to Heaven. Kira-kira bagaimana ya seorang trauma cleaner menghadapi pekerjaannya yang unik ini? Yuk simak ulasan berikut ini!

Butuh Mental yang Kuat

profesi trauma cleaner
(Foto/Ilustrasi/Google)

Seseorang yang berniat untuk menggeluti profesi ini harus memiliki mental yang kuat. Hal ini karena tuntutan pekerjaan dimana ia harus berhadapan dengan TKP orang yang sudah meninggal.

TKP yang akan dihadapi dapat berupa ruangan yang kotor, berantakan, hingga menjijikkan. Apalagi jika korban sebatang kara dan hidup tanpa keluarga dan teman.

Kasus lonely death adalah fenomena populer yang sering terjadi di negara dengan masyarakat individualis. Terkadang, kematian korban bisa terungkap beberapa hari setelah kematiannya dimana akan menimbulkan kondisi jasad yang tidak utuh dan bau tak sedap.

Karena fenomena seperti inilah, jasa seorang trauma cleaner dibutuhkan. Biasanya, permintaan ini berasal dari pemilik rumah atau gedung apartemen dimana korban tinggal dan meninggal.

Selain itu pihak keluarga yang sangat berduka dan tak ingin menyentuh barang-barang peninggalan korban juga berpotensi memanggil jasa layanan ini.

Para trauma cleaner berada dibawah naungan perusahaan swasta yang dikelola dengan profesional. Mereka diberikan pelatihan khusus dan juga dibekali dengan ilmu forensik. Mulai dari ilmu tentang virus, penyakit menular, bahan-bahan kimia berbahaya, limbah, bahkan trik cara menghadapi keluarga korban yang sedang emosional.

Karena tuntutan pekerjaan yang seperti itu, para trauma cleaner membutuhkan stamina yang lebih walaupun mental yang kuat menjadi kriteria utama.

Bayaran Menggiurkan

(Foto/Ilustrasi/Google)

Dipenuhi dengan beragam resiko baik secara fisik maupun mental, profesi trauma cleaner tetap memiliki banyak peminat karena bisa dilakukan paruh waktu.

Selain itu, alasan para peminat profesi ini adalah karena bayarannya yang menggiurkan. Semakin kotor dan berantakan TKP yang dihadapi, semakin lama waktu pengerjaannya dilakukan.

Dengan begitu akan semakin tinggi juga bayaran yang akan diberikan oleh klien. Tarif jasa ini biasa dipatok berdasarkan jam ataupun kunjungan.

Di Amerika Serikat pada 2019, profesi ini memiliki gaji rata-rata sekitar Rp 625 juta pertahun.Sedangkan pada 2020 rata-rata gaji para trauma cleaner sebesar Rp 543 juta pertahun. Jadi dapat disimpulkan bahwa para pekerja mendapatkan pendapatan kisaran Rp 45-52 juta per bulan.

Bayaran yang menggiurkan itu tentu jadi motivasi pertama para pekerja, namun seiring berjalannya waktu perasaan yang lebih dominan adalah keinginan membantu sesama atau orang lain.

Nah, itu dia sekilas ulasan mengenai profesi trauma cleaner yang unik sekali. Bayaran yang menggiurkan harus ditebus dengan ketahanan mental yang luar biasa selama proses bekerja.

Namun, profesi ini sangat mulia karena termasuk membantu orang lain meringankan beban mereka yang tengah dilanda kesedihan mendalam akibat kehilangan.

Artikel Lainnya :

Lakukan 5 Kebiasaan Ini Agar Kamu Tidak Jadi Remaja Jompo

Ini Manfaat Buah Duku untuk Kesehatan

Rekomendasi 5 Buku Self-Improvement yang Harus Kamu Baca Setidaknya Sekali Seumur Hidup

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *