Kampus

Kuliah di Jepang, Ini Dia 7 Hal yang Harus Kamu Persiapkan

Kuliah di Jepang, University of Tokyo
Musim Gugur di University of Tokyo - Photo by: Steven Su

PERSIAPAN KULIAH DI JEPANG

Menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, tentunya menjadi sebuah hal yang banyak diimpikan oleh para pelajar Indonesia, tak terkecuali untuk kuliah di Jepang.

Nah, jika kamu termasuk salah satu orang yang memiliki impian untuk kuliah di Jepang, inilah saatnya kamu mewujudkan impian itu, Iya sih, bagi sebagian orang, mewujudkan impian menjadi kenyataan memang tidak mudah.

‘Impian menjadi kenyataan’ bukan jatuh dari langit. Impian tidak akan menjadi kenyataan, apabila hanya bengong dan melamunkan impian tanpa usaha nyata. Mewujudkan impian tidak seperti membuat mie-instan, 10 menit jadi. Mungkin diperlukan persiapan bertahun-tahun untuk mewujudkannya. Impian dimiliki, jalan dapat dicari. Artikel ini membahas hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan disiapkan dalam rangka mencari jalan mewujudkan impian kuliah ke Jepang. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan disiapkan tersebut sebagai berikut:

#1 Mencari Informasi

Bukan hanya untuk mewujudkan impian kuliah ke Jepang, untuk memulai jualan, untuk menjalankan bisnis, bahkan untuk mencari pacarpun, langkah awal untuk membuka jalan adalah mencari informasi. Bagaimana mungkin dapat jualan jika tidak tahu informasi tempat membeli barang dengan murah, tempat dapat menjual dengan mahal, dan tempat jualan yang strategis. Bagaimana mungkin juga dapat menggaet gadis idaman, jika tidak tahu namanya, alamatnya, account facebooknya, nomor teleponnya, dan kegemarannya. Begitu juga untuk mewujudkan impian kuliah ke Jepang, perlu tahu dulu informasi tentang misalnya rangking universitas, jurusan yang tersedia, prosedur pendaftaran, dokumen yang harus disiapkan, biaya kuliah, kerja part-time, kemungkinan masa depan jika kuliah di jurusan tertentu, peluang dan kesempatan yang akan didapatkan di kota tempat universitas berada, tempat belajar Bahasa Jepang, konsultan pendidikan ke Jepang, dll.

#2 Menentukan Tujuan

Mungkin ini bagian terpenting, menentukan tujuan kuliah ke Jepang. Yang dimaksud tujuan adalah hasil akhir yang ingin dicapai. Apakah tujuan kuliah ke Jepang? Jika hanya ingin menikmati keindahan alam, berkenalan dengan budaya dan orang Jepang, merasakan makanan dan minuman dari Jepang, mungkin tidak perlu kuliah di Jepang, tetapi cukup berwisata ke Jepang atau mengikuti program study-tour seperti summer school atau winter school.

Memilih untuk kuliah di Jepang mungkin tepat, jika misalnya ingin menguasai keilmuan tertentu yang nanti dimanfaatkan dalam bekerja atau berbisnis. Jepang maju dalam teknologi dan budaya. Kuliah di Jepang dapat dipilih dengan tujuan penguasaan keilmuan yang terkait dengan teknologi atau budaya. Kuliah selain untuk belajar substansi keilmuan hard-skill, juga untuk mengasah kemampuan soft-skill seperti kemampuan kerja-sama, komunikasi dengan orang-lain, mengerti perasaan dan pemikirian orang-lain, kepemimpinan, kedisiplinan, semangat bekerja keras, dll. Selain untuk pengembangan diri dalam hard-skill ataupun soft-skill, kuliah juga dapat menjadi media membentuk jejaring, dengan teman-teman kuliah atau teman-teman yang dikenal selama kuliah.

Manakah tujuan yang ingin dicapai jika kuliah ke Jepang? Kemampuan hard-skill, soft-skill, atau jejaring? atau ada yang lain? misalnya ingin bekerja di perusahaan multinasional asal Jepang, ingin tinggal di Jepang, sambil kuliah menikmati alam, kota dan budaya Jepang? atau ingin punya pasangan orang Jepang (ehm)?.

#3 Belajar Bahasa

Ya memang sekarang di Jepang ada program internasional (seperti G30) yang menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris. Tetapi, tinggal di negara manapun, penguasaan bahasa lokal akan sangat mempermudah interaksi dan komunikasi dengan orang lokal. Pada program internasional, meskipun kuliah disampaikan dalam bahasa Inggris, sebagian peserta kuliah mahasiswa Jepang, yang mungkin masih lebih mudah diajak komunikasi dalam Bahasa Jepang. Kemampuan berbahasa Jepang sangat mempermudah komunikasi di kampus, di luar kampus ataupun kehidupan pribadi. Untuk komunikasi di luar kampus, mahasiswa yang memiliki kemampuan berbahasa Jepang dengan baik, akan mendapatkan kesempatan kerja part-time yang lebih baik dan honor yang juga lebih besar.

Untuk persiapan kuliah di Jepang, belajar Bahasa Jepang di mana dan berapa lama? Bahasa Jepang dapat dipelajari di Indonesia sebelum berangkat ke Jepang ataupun di Jepang di Sekolah Bahasa Jepang, atau dua-duanya. Jika sekarang masih SMP atau SMA, mungkin dapat mulai ikut kursus Bahasa Jepang sejak sekarang. Jika setelah lulus SMA kemampuan Bahasa Jepang masih kurang, belajar Bahasa Jepang tambahan di Jepang tidak perlu terlalu lama. Jika selama SMP dan SMA tidak ada kesempatan belajar Bahasa Jepang, bisa juga belajar Bahasa Jepang di Sekolah Bahasa Jepang di Jepang sebelum kuliah. Biasanya pelajar dari Indonesia perlu belajar Bahasa Jepang di Jepang antara 1 sampai 2 tahun. Setelah itu, baru kuliah. Tambahan waktu 1 sampai 2 tahun untuk belajar Bahasa, memang akan memundurkan waktu mulai kuliah, tetapi secara jangka panjang akan lebih menguntungkan dibandingkan langsung masuk kuliah tanpa menguasai bahasa lokal.

#4 Biaya Kuliah

Berapa biaya kuliah di Jepang? Untuk sekolah Bahasa Jepang (persiapan sebelum kuliah) biaya sekolah per semester antara 30-40 juta rupiah. Biaya kuliah di sekolah tinggi kejuruan (teknik, fashion, desain, dll) sekitar 50-60 juta rupiah per semester. Biaya kuliah di universitas negeri sekitar 30 juta rupiah per semester. Biaya kuliah di universitas swasta sekitar 60 juta rupiah per semester. Biaya ini tidak berbeda jauh dengan biaya kuliah di universitas swasta besar di Indonesia.

Semakin lama semakin banyak pelajar dari Indonesia yang kuliah di Jepang dengan biaya sendiri. Di Jepang, pelajar dari Indonesia (jika berminat) dapat kerja part-time atau mendaftar beasiswa di universitas tempat kuliah.

Beasiswa yang dapat didaftar dari universitas tempat kuliah di Jepang jauh lebih banyak dibandingkan dengan beasiswa yang dapat didaftar dari Indonesia (yang kemungkinan mendapatkannya satu banding ribuan).

Jika berminat untuk menggunakan biaya sendiri, artikel Kuliah di Jepang dengan Biaya Sendiri mungkin akan sangat bermanfaat untuk dibaca.

1+
Tim Redaksi Inisiator
Official author | Inisiator Kebaikan Indonesia | Motto: "Menulis untuk berbagi, menulis untuk bertumbuh, menulis untuk berdampak."

You may also like

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments