Uncategorized

Ketika Hidupmu sedang di Bawah..

Saat ini kita semua berada dalam sebuah krisis, tidak hanya krisis kesehatan tapi juga krisis perekonomian.  Sebenarnya ini bukan kali pertama kita menghadapi krisis, 22 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 1998 kita mengalami krisis moneter kemudian beberapa tahun setelahnya ada wabah SARS yang sangat mematikan dan sangat berdampak pada dunia dan pastinya masih banyak lagi momen dan krisis lainnya.

Sama halnya seperti manusia, kita juga pernah mengalami krisis yang berbeda jenisnya, meskipun berbeda tapi faktanya kita bisa melewati masa-masa krisis tersebut. Seperti yang kamu lihat, setelah melewati masa-masa krisis semuanya akan baik-baik saja termasuk krisis yang kita hadapi saat ini. Krisis yang kita hadapi saat ini bukanlah sesuatu yang mudah. Jika diibaratkan dengan hujan deras, maka saat ini barulah permulaan di mana masih awan mendung dan angin kencang serta suara petir yang menggelegar.  Di beberapa tempat mungkin sudah hujan deras, sehingga kita tahu jika hujan ini terjadi terus-menerus dampaknya akan terjadi banjir bandang. Nah, wabah Corona yang sedang kita hadapi saat ini pun seperti itu.

Saat ini bukan hanya nyawa manusia saja yang hilang tapi mata pencaharian orang juga banyak yang ikut hilang. Jangankan memikirkan makan untuk bulan depan, hari ini saja banyak orang-orang yang menjadi kelaparan hingga kemudian hal ini berimbas ke semua sektor kehidupan. Meskipun semua memang akan kembali seperti semula dan akan baik-baik saja, ada yang harus kamu lakukan dan ada tahap yang harus kamu lewati sebelum kamu melewati semua itu, semua akan baik-baik saja kalau kamu mengerti dan melakukan 2 tahap ini, simak yuk!

Tahap yang pertama, accept. Sesusah apapun itu, separah apaun kondisi yang sekarang harus kita jalani kita harus bisa menerima. We have to accept it, hal terburuk yang bisa kamu lakukan saat ini adalah merasa bahwa diri kamu adalah korban dan menyalahkan segalanya. Don’t feel that you are a victim. Mungkin iya, bisnis kamu tutup sementara, omset akan jauh berkurang, mungkin saat ini kamu juga kehilangan mata pencaharian dan mungkin bingung bagaimana caranya mencari makan tapi ingat jangan menambah beban dengan merasa bahwa kamu adalah korban,  karena dengan menyalahkan keadaan, kamu tidak akan mengubah apapun. Wabah yang saat ini terjadi tidak memandang jabatan, status sosial, agama, suku, ras, we all in this together.  Hampir seluruh orang merasakan dampak negatifnya baik itu pekerja harian, karyawan dan pengusaha. Jadi, sebelum bergerak bangkit, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menerima keadaan kamu dengan baik dan ikhlas terlebih dahulu, ya!

Yang kedua, ialah adaptation. Kita perlu melakukan adaptasi dari berbagai segi kehidupan untuk terus mempertahankan hidup. Contoh kecilnya saja, saat ini kita harus selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan rutin mencuci tangan dengan sabun. Seperti salah satu kata pepatah Manusia menjadi makhluk hidup yang paling kuat karena kelemahannya.” yang membuat manusia bisa bertahan hidup dari makhluk yang lain adalah karena kelemahannya serta kemampuannya untuk beradaptasi dengan lingkungan. Pun, saat seperti ini kita harus bisa beradaptasi dengan keadaan yang ada. Yakinlah kita mampu dan bisa untuk melakukan adaptasi ini dari segi apapun.

Setelah hati dan jiwa menerima keadaan yang benar-benar membuat cemas lalu kita harus bisa membuat diri kita sendiri mampu beradaptasi dengan keadaaan yang ada. Jangan lupa untuk selalu berdoa dan meminta kepada tuhan agar selalu diberi ketenangan hati dalam menghadapi krisis kehidupan saat ini ya gengs~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker