More

    GENERASI KORONA

    Hari-hari sepi habis dibilik sendiri

    Makan-tidur-makan-tidur jadi rutinitas sehari-hari

    Ah, lupa; rupanya kita masih pelajar dan mahasiswa

    Berarti, mungkin yang benar adalah tugas-kelas-tugas-kelas, sudah bisa ditebak alurnya

     

    Satu warsa dilewati dengan ingar-bingar adaptasi

    Puan dan tuan datang bermodalkan selamat pagi dan terimakasih

    Menampakkan wajah-wajah belum mandi dengan dalih menghargai

    Namun apa daya jika gawai tengah ribut dengan koneksi, pagi itu sunyi karena tak bisa terhubung lagi

     

    Pandemi akan segera berlalu, ujar para petinggi tahun lalu

    Terdengar seperti janji palsu yang sibuk dikoar-koarkan melulu

    Tempat wisata beroperasi, katanya untuk mendongkrak ekonomi

    Lantas apa kabar nasib akademisi, wahai petinggi negeri?

     

    Kami rindu kelas pagi nan asri, terlampau jenuh berdiskusi mandiri

    Sudah panas kuping ini saban hari bermelodikan omelan ibu sendiri

    Kami rindu mandi pagi dan pakai seragam rapi

    Kami rindu pentas seni dan hiruk pikuk organisasi

    Artikel Lainnya :

    KRISIS MORAL

    TEATER INSANI

    Elegi Hati

    Latest articles

    Related articles