More

    Elegi Hati

    Kidung pilu menggema begitu menyayat hati

    Tatkala dikau akhirnya telah mati

    Aku seketika bersumpah atas nama langit dan bumi

    Akan mengenang nisanmu yang dibawahnya terkubur segala macam memori

     

    Kau senyap sunyi, telah lama sekali, jauh sebelum deklarasi ini

    Aku sadar sebernarnya kau tidak pernah kumiliki

    Lihai sekali manipulasi seakan-akan dirimu murni

    Padahal kau hanya ciptakan ilusi hati, lalu aku begitu bodoh mengakui

     

    Terlalu hijau untuk mengerti

    Aku tahu duniamu ubahnya hitam, putih dan abu-abu

    Sialnya aku adalah transparan yang kau lewati tanpa ragu

    Aku terbelenggu bias pelangi dari bibirmu yang selalu mampu buatku tertipu

     

    Sudahi saja intrik panjang ini

    Telah kugalikan lahan jauh di lubuk hati

    Kusiapkan nisan yang telah lama dipatri

     

    Bertahtakan namamu, indah sekali

    Tak ketinggalan upacara suci yang akan melengkapi harmoni

    Menuntunmu mencabik-cabik bias pelangi, selamat tinggal kekasih hati

     

    Pematang Siantar, 29 September 2020

     

    Artikel Lainnya :

    GENERASI KORONA

    Aku Selalu Mengingatmu

    Kamu Lagi dan Lagi-Lagi Kamu

    Latest articles

    Related articles