More

    Banjir Bandang Melanda Korea Selatan

    Berita memilukan datang dari negeri gingseng dimana ibu kotanya, Seoul dihantam oleh banjir bandang pada senin (8/8/2022) malam. Banjir muncul akibat hujan lebat yang mengguyur Seoul sepanjang hari.

    Akibat tingginya curah hujan, pada keesokan harinya banyak wilayah ibu kota terendam banjir. Selain itu juga menyebabkan kecelakaan, penurunan tanah, dan pemadaman listrik. Kejadian ini turut memakan korban jiwa dimana tujuh orang dinyatakan tewas dan enam lainnya hilang.

    Tiga orang yang merupakan anak-anak remaja usia 13 tahun dan dua orang dewasa berusia sekitar 40 tahun tewas karena terperangkap di apartemen semi-basement di distrik Gwanak-gu, Seoul, seperti yang dilansir melalui The Korea Herald.

    Kejadian ini sangat mengejutkan secara global sehingga menimbulkan banyak atensi dari para peselancar dunia maya. Tidak ada yang menyangka bahwa Seoul akan mengalami banjir hingga memakan korban jiwa. Berikut adalah fakta-fakta seputar banjir di Korea Selatan.

    5 Fakta Tentang Banjir di Seoul

    1. Trending di Twitter

    (Foto/Ilustrasi/Google)

    Peristiwa banjir di Korea Selatan yang menimpa Seoul menjadi atensi publik sehingga naik menduduki trending topic di Twitter dengan kata kunci Seoul dan Gangnam. Tidak sedikit video-video dan juga gambar soal banjir ini menjadi viral di media sosial.

    Video-video dan gambar-gambar tersebut memperlihatkan orang-orang yang menerjang genangan air setinggi pinggang, mobil-mobil dijalanan yang terendam hampir seluruhnya di Gangnam, stasiun kereta bawah tanah yang dipenuhi air, bahkan sempat viral seorang reporter yang terjebak banjir sehingga ia duduk diatas atap mobilnya saat hujan masih turun.

    2. Hujan terderas dalam 80 tahun

    banjir di korea selatan
    (Foto/Ilustrasi/Google)

    Hujan deras yang mengguyur Seoul sejak senin sore mencapai debit hujan 100 mm per jam dimana menurut Kantor Berita Yonhap merupakan curah hujan tertinggi dalam 80 tahun terakhir.

    Di distrik Dongjak, Seoul, curah hujam per jam melebihi 141,5 mm dan tercatat sebagai curah hujan tertinggi di Korea Selatan sejak tahun 1942.

    Otoritas Meteorologu Korea (KMA) melaporkan curah hujan di bagian selatan Seoul melebihi 100 mm per jam pada Senin tengah malam, dan curah hujan di beberapa bagian kota itu mencapai 141,5 mm.

    Dilaporkan akumulasi curah hujan sejak Senin tengah malam hingga Selasa pagi waktu setempat mencapai 420 mm dan diperkirakan masih akan terus bertambah.

    KMA mengeluarkan peringatan hujan lebat di seluruh wilayah ibu kota dan pelabuhan barat Incheon. Peringatan ini juga berlaku untuk daerah bagian utara Provinsi Gyeonggi yang mengelilingi Seoul dan Provinsi Gangwon utara.

    Peringatan tersebut dikeluarkan oleh KMA saat prediksi curah hujan melebihi 60 mm dalam 3 jam atau 110 mm dalam 12 jam.

    3. Pemberhentian Operasi Kereta dan Pemadaman Listrik

    (Foto/Ilustrasi/Google)

    Karena parahnya banjir yang melanda Seoul dan sekitarnya sehingga adanya pemberhentian operasi kereta bawah tanah dan pemadaman listrik.

    Derasnya curah hujan mengakibatkan tergenangnya stasiun kereta bawah tanah serta jalanan di Seoul, Gangnam, dan sekitarnya.

    4. Korban Jiwa

    banjir di korea selatan
    (Foto/Ilustrasi/Google)

    Peristiwa ini memakan korban jiwa. Pada pagi hari dilaporkan adanya orang tewas sebanyak 7 orang, kemudian orang yang dilaporkan hilang juga berjumlah 7 orang.

    Namun pada malam hari, korban jiwa dilaporkan bertambah. Ada tiga orang yang tenggelam di apartemen basemen sementara 14 orang luka-luka, seperti yang dilaporkan oleh BBC.

    5. Korea Utara Membuka Bendungan

    Terdapat sebuah fakta yang mengatakan bahwa Korea Utara berulang kali membuka dan menutup pintu air di Bendungan Hwanggang saat hujan lebat mengguyur Korea Selatan sepanjang hari. Karena itu air juga mengalir dari utara ke selatan.

    Nah, itu dia informasi mengenai banjir yang menimpa Korea Selatan sehingga sempat melumpuhkan beberapa titik vital seperti Seoul, Gangnam, dan sekitarnya.

    Artikel Lainnya :

    Apa yang Terjadi Jika Data Pribadi Bocor?

    Inflasi Global Meningkat, Bagaimana Kondisi Indonesia?

    Tidak Hanya Korsel 7 Negara ini Juga Terapkan Wajib Militer

    Latest articles

    Related articles