Uncategorized

7 Alasan Penting Mengapa Kebiasaan Menunda Pekerjaan Perlu Kamu Hilangkan

Siapa yang merasa tersindir waktu ngebaca judul artikel ini? Hayo, ngaku! Gapapa, kita satu golongan kok, hehehe. Kebiasaan menunda-nunda (prokrastinasi) memang kerap kali kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Pekerjaan yang harusnya bisa kita selesaikan sekarang, malah selesai besok dan besoknya lagi. Banyak faktor yang mempengaruhi mulusnya hasrat menunda-nunda ini hadir di tengah-tengah kita, salah satunya godaan kasur dan nikmatnya berselancar di dunia maya yang seringnya membuat kita lupa waktu bahkan lupa diri.

Bagi mahasiswa sendiri, menunda untuk mengerjakan tugas sebenarnya menjadi boomerang tersendiri bagi pelaku. Jika tugas dikerjakan lebih awal tentu akan mempermudah si mahasiswa itu sendiri karena dengan begitu mereka akan memiliki waktu luang lebih banyak untuk melakukan hal lain tanpa harus kepikiran dengan tugas yang diberikan, namun kebanyakan dari populasi mahasiswa lebih memilih jalan yang ekstrim, yaitu mengerjakan tugas mepet dengan waktu pengumpulannya (deadline). Seperti pada penelitian yang dilakukan oleh Ji Won Youdi pada salah satu universitas di Korea, ditemukan data terdapat sekitar 569 orang mahasiswa yang diteliti, 56,39% melakukan prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik yang dilakukan mengarah kepada hal-hal yang bersifat menyenangkan seperti menonton film hingga berjam-jam, games online, kegiatan ini lebih disenangi daripada mengerjakan tugas akademik, sehingga terdapat keterlambatan dalam mengumpulkan tugas perkuliahan (You, 2015).

Menunda-nunda pekerjaan (prokrastinasi) menurut Ferrari, Johnson & Mc Cown (1995) terbagi menjadi dua jenis, yaitu Functional Procrastinasi (menunda pekerjaan atau tugas dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang lebih akurat) dan Dysfunctional Procrastinasi (menunda pekerjaan atau tugas tidak berdasarkan tujuan, berakibat buruk dan menimbulkan masalah). Sayangnya, kebanyakan dari kita justru cenderung pada jenis prokrastinasi yang kedua, yaitu menunda pekerjaan tanpa tujuan yang jelas. Ya, itu cotohnya, nge-scroll media sosial sampai tangan kebas, nonton sampe lupa waktu, bahkan tidur sampai bablas. Jika kita telusuri lebih lanjut, sebenarnya ada banyak dampak negatif dari menunda-nunda dibanding dampak positif yang diperoleh. Dengan banyaknya dampak negatif yang ada, ini sudah menjadi alasan yang cukup bagi kita untuk tidak lagi menunda-nunda pekerjaan. Pada artikel ini, ada sekitar 7 dampak negatif yang bisa kita rangkum dan cocok kita jadikan alasan agar kelak tidak larut dalam kegiatan menunda-nunda pekerjaan lagi. Apa sajakah 7 alasan mengapa kita tak boleh menunda-nunda pekerjaan tersebut? Mari kita simak ulasannya:

#1 Menunda Pekerjaan = Kehilangan Banyak Waktu Berharga 

Sementara kamu asyik berleha-leha dan mengabaikan tugas yang menunggu untuk dijamah, waktu terus berjalan. Bayangkan ada berapa banyak waktu yang seharusnya bisa kamu pakai untuk mengerjakan tugas tepat waktu untuk kemudian bisa melakukan kegiatan lain setelahnya menjadi terbuang sia-sia. Tanpa disadari pula, waktu yang kamu buang percuma tersebut tak dapat kamu panggil kembali lagi. So, gunakan waktumu dengan sebaik mungkin ya!

#2 Menunda Pekerjaan = Menumpuk Pekerjaan

Saat kamu menunda untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, artinya kamu sedang menabung pekerjaan. Mengapa demikian? Kita beri permisalan, kamu diberi tugas pada hari Senin dengan deadline jatuh pada hari Kamis. Namun, di hari Selasa dan Rabu, dosen memberikanmu tugas tambahan lainnya. Apabila kamu langsung mengerjakan tugas hari Senin saat itu juga, maka kamu tidak akan menumpuk tugas untuk hari-hari berikutnya. Daripada nabung tugas, mending nabung duit. Yuk, yuk bisa yuk!

#3 Menunda Pekerjaan = Menciptakan Hasil yang Tidak Maksimal

Saat mengerjakan suatu pekerjaan dengan deadline pas-pasan, kamu cenderung terburu-buru dan mengabaikan hal-hal penting lain yang seharusnya kamu cantumkan dalam pekerjaan tersebut. Padahal saat kamu mengerjakan tugas dengan waktu yang santai, hasil yang kamu ciptakan tampak begitu sempurna. Jadi, jangan terbiasa mengerjakan tugas dengan terburu-buru yaa!

#4 Menunda Pekerjaan = Menimbulkan Stres dan Kurang Fokus

Diburu dengan waktu membuat kamu kewalahan dan kurang fokus dalam menyelesaikan pekerjaan. Kamu bolak-balik mengecek antara sisa waktu dan pekerjaan yang sedang dikerjakan. Tanpa disadari, ini dapat menyebabkan stres karna tekanan yang ditimbulkan. Sudah stres, saat bekerja juga tidak fokus, kira-kira hasil seperti apa yang akan kamu dapatkan?

#5 Menunda Pekerjaan = Rawan Membuat Kesalahan

Ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh salah satu psikiater asal India, dr. Anjali Chhabria, ia menyebutkan bahwa orang-orang yang suka menunda pekerjaan akan lebih mungkin melakukan kesalahan dalam tugasnya. Hal ini juga berkaitan dengan manajemen waktu dan gaya hidup yang tidak efektif.

#6 Menunda Pekerjaan = Kehilangan Kesempatan

Saat kamu menunda sebuah pekerjaan, akan ada kesempatan yang dilewatkan dan sebagian besar jarang terulang kembali. Kita beri contoh, misal kamu harusnya bisa mengikuti seminar softskill yang selama ini kamu incar, namun terkendala akibat pekerjaan yang harus selesai di waktu yang bersamaan dengan kegiatan seminar. Alhasil, kamu terpaksa untuk tidak mengikuti seminar tersebut. Tentu kamu tidak mau kan, hal seperti itu terjadi?

#7 Menunda Pekerjaan = Kesehatan Menurun

Setelah kamu menunda dan menumpuk kerjaan, akhirnya kamu mengalami stres dan panik karena kamu memforsir tenaga dan pikiranmu pada tugas tersebut. Kamu juga akan mengerjakan tugas dengan sistem kebut dan tidak menutup kemungkinan kamu bahkan begadang untuk dapat menyelesaikannya tepat waktu. Kalau begini terus menerus, kamu bukan tidak mungkin akan mudah terkena penyakit, salah satunya insomnia dan imunitas yang menurun. Lantas, siapa yang rugi? Ya kamu sendiri. Ternyata, kebiasaan menunda pekerjaan yang kita anggap sebagai hal sepele yang sering kita lakukan dapat menimbulkan berbagai macam kerugian dan dampak negatif bagi kita ya, gengs. Nah, jadi setelah kamu membaca ulasan di atas, kamu masih kepikiran untuk menunda-nunda pekerjaan, tidak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker