Life Style

4 Hal yang Tidak Boleh Diumbar di Media Sosial

Zaman sekarang media sosial sudah seperti kebutuhan sekunder dari masing-masing individu. Hampir seluruh generasi memiliki media sosial. Mungkin kamu salah satu pengguna media sosial yang aktif. Tapi tahukah kamu bahwasannya media sosial itu seperti pisau bermata dua, pisau itu bisa digunakan untuk memotong bawang, sayur, buah dan sebagainya. Jika tidak hati-hati pisau itu justru bisa melukai kita.  Begitu juga dengan media sosial, media sosial bisa kita buat untuk ajang sosialisasi, personal branding, jualan dan lain-lain. Akan tetapi jika tidak hati-hati media sosial ini justru bisa menjerumuskan kita ke dalam hal-hal yang kita tidak inginkan, contohnya seperti orang yang menyebarkan informasi hoax dimana-mana, atau dengan media sosial orang yang dulunya sangat disukai banyak orang menjadi tidak disukai lagi, bahkan tidak jarang kita mendengar perkara postingan di media sosial seorang masuk bui karena postingannya.

Itu sebabnya kita harus menggunakan media sosial dengan baik dan bijak. Orang cerdas akan tahu memisahkan mana yang harus diposting dan mana yang tidak boleh diposting. Berikut 4 hal yang tidak akan diumbar orang-orang cerdas di media sosial.

Masalah Keluarga

Orang-orang cerdas tidak akan mengumbar masalah keluarga mereka di media sosial. Karena mereka tahu dengan mengumbar masalah mereka di media sosial secara terus menerus mereka akan kelihatan tidak professional, karena di media sosial itu ada banyak sekali orang yang tidak kita kenal yang melihat kita hanya dari sebuah postingan.  Orang cerdas tidak akan memposting masalah keluarganya di media sosial karena hal itu akan merusak reputasi mereka di mata orang lain.

Terus pernah tidak kamu mendengar seseorang mengatakan halseperti ini “ya suka-suka gue dong, itu kan sosial media gua, kalo lu ga suka ya jangan iri, apa urusan lu dengan media sosial gua.”  sebenarnya tidak masalah jika kamu mengangap itu bukan urusan orang lain. Tapi, ada satu hal yang juga harus kamu ingat,  “Bukan urusan kamu juga jika ada orang yang menilai negatif tentang diri kamu dari postingan yang kamu buat.” karena sebenarnya dengan memposting masalah keluarga kita di media sosial itu sama saja dengan menelanjangi diri kita sendiri.

Tidak Mengumbar Masalah Percintaannya

Saat ini banyak sekali anak muda yang mabuk asmara, isi dari story media sosial tentang pacarnya semua, bahkan sampai di kolom kementar orang lain mereka saling komentar status tanpa perduli itu postingan siapa. Statusnya akan sangat alay ketika sedang jatuh cinta seperti meng-SS chat-an antar pasangan di story media sosial. 

Dengan kita sering memposting tentang percintaan kita di sosial media bukan membuat orang lain kagum, justru membuat orang lain jengah dengan apa yang kita lakukan. Hal ini tentu saja akan memberikan impact tentang branding kita pada orang lain. Tapi jika media sosial kita dipenuhi dengan hal-hal yang tidak bermanfaat, orang lain akan bosan dan menurunkan derajat kita sendiri di mata orang lain. Impact-nya ketika kamu memposting hal yang bermanfaat akan sulit diterima orang lain, karena branding yang kamu lakukan sudah ‘bucin’ terlebih dahulu. Cinta yang dewasa itu tidak perlu dipublikasikan, ketika mereka mempublikasikan mereka mempublikasikan undangan nikah itu di sebarluaskan.

Tidak Mengumbar Rencana Besarnya

Rencana besar tetaplah sebuah rencana, yang kemungkinan terjadinya masih 11/12.  Seperti cerita tentang, ada 5 ekor burung di atas pohon 4 ekor diantaranya merencanakan untuk terbang, pertanyaannya adalah berapa ekor burung di atas pohon tersebut? Jawabannya adalah masih 5. Karena yang empat masih merencanakan untuk terbang. Jika masih rencana maka keep terlebih dahulu.

Yang paling penting adalah bahwa media sosial itu tidak hanya berisi orang-orang yang satu visi dengan kita, banyak sekali  orang yang bergabung dengan media sosial hanya ingin melihat, hanya ingin kepo dengan kita dan mereka tidak terlalu perduli. Jika masih sebuah rencana maka kita usahakan dulu rencana itu berhasil setelah berhasil silakan posting di media sosial.

Tidak Mengumbar Hartanya

Pamer harta di media sosial memiliki memang dampak yang sangat negatif, tapi konten-konten seperti itulah yang mendapat viewer yang banyak.  Jika konten-konten pamer banyak viewer-nya di YouTube dan akhirnya mereka melakukan hal itu lagi artinya mereka tidak sedang pamer, namun sedang melaakukan strategi marketing, untuk mendapatkan penonton berikutnya. Karena, jika banyak yang menonton artinya akan banyak juga cuan yang akan mengalir ke mereka.

Jadi, boleh mengumbar harta di media sosial, hanya saja jangan keseringan dan luruskan niat agar orang lain termotivasi untuk giat bekerja, bukan malah pamer dengan harta yang dimiliki. Jika orang berniat pamer harta di media sosial akan memberikan dampak buruk seperti akan banyak prasangka buruk dari orang lain, terlalu terobsesi untuk terus pamer dan menjadi ketergantungan dengan orang lain seperti butuh pengakuan.

Nah, itu dia 4 hal yang tidak akan diumbar oleh orang cerdas di media sosial. So, buat kalian sobat cerdas jagalah sosial media kamu dari mengumbar masalah keluarga, percintaan, rencana besar dan harta agar hidupmu lebih tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker