Pentingnya Skill Digital Literacy dalam Belajar Online bagi Anak Muda
Siti, seorang mahasiswa semester akhir di salah satu universitas ternama di Indonesia, mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan pembelajaran online. Meskipun memiliki akses internet, Siti sering kali kesulitan memilah informasi yang valid dan akurat di tengah banjir informasi yang ada di dunia maya. Hal ini membuatnya merasa tertinggal dalam perkuliahan dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapatnya.
Mengapa Skill Digital Literacy Penting?
Skill digital literacy merupakan kemampuan untuk memahami, menilai, dan menggunakan informasi secara kritis dan efektif melalui media digital. Dalam era digital seperti sekarang, skill ini menjadi sangat penting karena memungkinkan individu untuk tidak mudah terpengaruh informasi palsu atau hoaks.
Menurut data dari Badan Literasi dan Kependudukan (Blk) Indonesia, hanya 30% dari generasi muda Indonesia yang memiliki kemampuan digital literacy yang memadai. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak anak muda yang rentan terhadap informasi hoaks dan tidak mampu membedakan informasi yang benar dan tidak.
Ahmad Subagyo, pakar ilmu komunikasi dari Universitas Indonesia, mengungkapkan bahwa pentingnya skill digital literacy tidak hanya untuk keberlangsungan pendidikan, tetapi juga untuk menjaga demokrasi dan kesatuan bangsa. Tanpa skill ini, generasi muda rentan terhadap propaganda dan polarisasi informasi yang berpotensi mengancam stabilitas sosial.
Dampak bagi Masyarakat
Ketidakmampuan dalam skill digital literacy tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada masyarakat secara keseluruhan. Generasi muda yang tidak kritis terhadap informasi cenderung menjadi agen penyebar hoaks dan berita palsu, yang dapat memicu konflik sosial dan merusak kepercayaan publik terhadap media.
Oleh karena itu, penting bagi institusi pendidikan dan pemerintah untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan skill digital literacy di kalangan anak muda. Pembelajaran tentang cara memverifikasi informasi, mengenali sumber informasi yang valid, dan mengelola media secara bijak harus menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan.
Penutup
Dengan demikian, skill digital literacy bukan hanya sekadar opsional, melainkan menjadi kebutuhan mendesak bagi anak muda di era digital ini. Dengan memiliki skill ini, generasi muda akan lebih mampu bersaing dalam pasar kerja yang semakin kompetitif dan membentengi diri dari informasi yang menyesatkan. Mari kita tingkatkan pemahaman dan praktik digital literacy untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dan terbebaskan dari manipulasi informasi.
Apa pendapatmu? Apakah kamu siap menghadapi tantangan ini? Mari berdiskusi di kolom komentar!
Responses (0)
Join the Discussion
Sign in to share your thoughts and engage with the community.
No Comments Yet
Be the first to share your thoughts on this article!