Bulan di tahun 2025 yang momennyaβakanβpaling diingat, tuh, ya, Desember. Di bulan ini aku memberanikan diri pergi ke luar provinsi, Riau, sendirian. Naik bus selama kurang lebih 20 jamβharusnya, sih, 15 jam.
Tujuan utamaku dan satu-satunya adalah bertemu dengan sahabatku sejak aliah, Rehan. Kami sudah tidak bertemu selama 2 tahun lebih. Biasanya Rehan yang menemuiku ke Medan, karena dia juga sekalian mengunjungi saudaranya.
Namun, kini Rehan sudah bekerja tetap di sana. Cukup sulit untuknya mengatur jadwal libur, hingga belum sempat ke Medan.
Aku memahami hal itu. Maka aku pun berpikir, "Kenapa enggak aku aja yang ke Riau? Bertemu Rehan sekaligus menambah daftar pengalaman(?)"
Akhirnya, aku pun memutuskan, "Ya, di Desember nanti aku akan ke Riau." Tepatnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.
Aku tiba di sana pada Selasa, (13/12/2025), sekitat pukul 14.00. Karena Rehan tidak tahu dengan kedatanganku ini, aku dijemput oleh papanya. Sesampainya di rumah Rehan, aku pun mengucapkan salam, dan dia terkejut. Kemudian aku memeluknya dan meneteslah air mata kerinduan di sudut mata kami masing-masing.
Cerita perjalanan ini belum usai dan masih berlangsung. Namun, tanpa perlu berpikir dua kali, sudah kupastikan ini adalah bulan dengan momen terbaikku di tahun 2025. Kalau tidak memberanikan diri, entah kapan aku akan datang menemuinya. Pun entah kapan kami bisa berjumpa lagi, karena ada banyak hal yang menjadi pertimbangan.
Katanya, manusia harus memiliki tujuan dalam hidupnya, sekecil apa pun itu.
... dan aku, menjadikan perjalanan sebagai salah satu tujuanku hidup hingga saat ini. Untuk waktu lainnya, akan kupikirkan lagi.
Responses (0)
Join the Discussion
Sign in to share your thoughts and engage with the community.
No Comments Yet
Be the first to share your thoughts on this article!