Jajan Seribuan, Dapat Apa?
Masa kecilku penuh warna—dan rasa. Terutama rasa jajanan seribuan yang selalu jadi andalan waktu pulang sekolah. Dulu, saat masih duduk di bangku SD kelas 1 sampai 3, uang jajanku cuma Rp2.000 per hari. Masuk kelas 4 sampai 6, barulah mulai naik jadi Rp5.000 karena aku juga sekolah di MDA sampai sore. Tapi, percaya nggak, uang seribu rupiah pun rasanya udah cukup banget buat bikin hati senang.
Kalau ditanya, "Seribu rupiah bisa dapat apa?" Jawabanku pasti: Real Good!
Tahu kan, susu bantalan kecil yang bisa dibekuin itu? Favoritku rasa cokelat dan yang warna kuning—entah itu keju atau rasa apa, pokoknya enak banget! Biasanya, aku masukin ke freezer dulu biar beku, dan pas dimakan, rasanya segar dan nikmat. Apalagi kalau habis main atau pulang sekolah dalam keadaan panas-panasan, duh... surga dunia!
Kadang, kalau Real Good lagi nggak ada atau aku lagi pengin yang seger banget, aku bakal beli es sisri gula batu. Biasanya aku minum sambil jalan kaki pulang. Sambil seruput pelan-pelan, takut cepat habis. Hahaha.
Selain itu, ada juga jajanan andalanku: Gery Meises. Waktu itu harganya cuma Rp500, jadi kalau aku punya seribu rupiah, aku bisa beli dua bungkus. Manis, renyah, dan cocok banget buat dimakan sambil ngerjain PR .
Tapi tetap, Real Good juara di hati. Beneran seenak itu. Sayangnya, sekarang kayaknya harganya udah naik ya, mungkin sekitar Rp3.000-an? Tapi ya wajar sih, zaman juga udah berubah. Yang penting, kenangan manis dari jajan seribuan itu nggak akan pernah hilang.
Responses (0)
Join the Discussion
Sign in to share your thoughts and engage with the community.
No Comments Yet
Be the first to share your thoughts on this article!