Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai pusat perkembangan pencak silat dunia melalui gelaran The 3rd International Indonesia Open Pencak Silat Championship 2025 yang akan berlangsung pada 4–10 Agustus 2025 di Gedung Serba Guna (GSG), Jalan Pancing, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Acara ini bukan hanya sekadar kejuaraan, tapi juga perwujudan semangat menjaga warisan budaya bangsa dan membawanya ke panggung internasional. Lebih dari 4.000 pesilat dari sekitar 70 negara diperkirakan akan ambil bagian dalam ajang ini membuktikan bahwa pencak silat kini bukan hanya milik Indonesia, tetapi telah menjadi kebanggaan bersama dunia.
🔍 Apa Itu Indonesia Open Pencak Silat Championship?
Berbeda dengan World Pencak Silat Championships yang digelar oleh PERSILAT (International Pencak Silat Federation), ajang Indonesia Open Pencak Silat Championship adalah event non‑PERSILAT yang digagas oleh PB IPSI dan bertujuan memperluas eksistensi pencak silat dalam lingkup global.
Pertama kali diselenggarakan pada tahun 2022 di Jakarta, kejuaraan ini menjadi ajang unjuk gigi para pesilat baik dari dalam maupun luar negeri, dengan format yang lebih terbuka dan bersifat inklusif.
✅ Edisi 1 – 2022
Diselenggarakan pada 13–17 Agustus 2022 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta
Diikuti sekitar 804 atlet dari beberapa negara termasuk Belanda, Thailand, dan Malaysia
PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) berhasil menjadi Juara Umum, dengan total sekitar 9 emas, 4 perak, dan 6 perunggu
SH Terate Madiun
Atlet PSHT yang meraih medali diantaranya: Ferdyno Anugerah (Surabaya), Irfan Hakim (Blitar), Nadine Agis Oktavia (Madiun), M. Ramadani Wiyarta (Trenggalek), Erlika Salsabila (Palembang), Noviyanti Sugiastuti (Jember), dan Berlian Anggun (Tulungagung)
✅ Edisi 2 – 2024
Diselenggarakan 12–16 Juli 2024 di TMII Jakarta, terdiri dari dua fase:
1. International Indonesian Student Open untuk junior (8–11 Juli)
2. 2nd International Indonesia Open Championship untuk senior (12–16 Juli)
Diikuti oleh sekitar 4.000 atlet dari tujuh negara: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Amerika Serikat
Salah satu prestasi penting datang dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM): tim beregu putra seni dewasa (Muhammad Miqdad, Wisnu Wardhana, Luthfanda Gibran) meraih juara III seni beregu putra dewasa
Kontingen UKM PSHT UIN Walisongo Semarang dilaporkan sebagai Juara Umum kategori Dewasa, menunjukkan dominasi pesilat dari Semarang
Terdapat juga laporan tentang medali bagi kontingen dari Kamboja: 1 perak dan 2 perunggu di ajang senior 2024
Kini, di edisi ketiganya, Indonesia Open memasuki babak baru untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar ibukota, membawa semangat persatuan, seni bela diri, dan sportivitas ke jantung Sumatera Utara.
🌍 Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Internasional
Pemilihan Sumatera Utara, khususnya Gedung Serba Guna (GSG) Jalan Pancing, sebagai lokasi penyelenggaraan mencerminkan komitmen penyelenggara untuk meningkatkan akulturasi budaya dan wisata lokal. Selain kompetisi sifar prestasi, peserta juga diajak menikmati kekayaan budaya Sumut dan destinasi seperti Danau Toba, sekaligus mendorong promosi UMKM dan pariwisata daerah.
🧑⚕️ Mengenal Ketua Panitia:
Dr. dr. Johny Marpaung, M. Ked (OG), Sp.OG (K)
Ketua Panitia Pelaksana event ini adalah Dr. dr. Johny Marpaung, M. Ked (OG), Sp.OG (K), seorang ahli kebidanan dan kandungan subspecialis (SpOG) berkualifikasi konsultan (K). Selain reputasinya di bidang medis, beliau juga aktif berperan dalam organisasi olahraga, khususnya IPSI Sumut
Sejak Januari 2025, Dr. Johny bersama tim panitia telah memulai persiapan matang untuk menyukseskan kompetisi ini. Hal ini diperkuat melalui rapat terbuka di Grand Mercure pada 19 Mei 2025, yang dihadiri oleh Sekretaris Panitia Hj. Dahliana dan Bidang Kesehatan dr. Tommy Hendra serta jajaran lainnya
Dia menyampaikan bahwa lebih dari 20 negara dari ASEAN, Asia, Eropa, Amerika, Afrika, hingga Australia sudah mengonfirmasi keikutsertaan, dengan total estimasi peserta mencapai 5.000 pesilat dari sekitar 80 negara, 34 Provinsi dan lebih dari 100 Perguruan
Dr. Johny menekankan rasa syukur dan kehormatan bahwa Sumatera Utara dipercaya menjadi lokasi event internasional ini setelah dua edisi sebelumnya berlangsung di Jakarta. Kepercayaan ini tidak lepas dari keberhasilan IPSI Sumut sebagai penyelenggara PON XXI/2024
Responses (0)
Join the Discussion
Sign in to share your thoughts and engage with the community.
No Comments Yet
Be the first to share your thoughts on this article!